"Terkadang hal-hal sederhana seperti senyuman,sapaan 'halo' itu jauh lebih baik daripada "idealisme-idealisme rohani" yang orientasinya adalah diri sendiri,punya maksud-maksud tertentu,tanpa/minim kasih dan yang tidak pernah di aplikasikan sehingga orang lain bosan & muak mendengarnya"

Wednesday, June 5, 2013

Apakah kamu sungguh mencintai Aku ?

Penulis:Tidak Diketahui.
Sumber:http://www.frtommylane.com/stories/God/love/do_you_love_me.htm
---------------------------------------------------------------------------------

Suatu hari, aku bangun pagi untuk melihat matahari terbit.
Ah, keindahan ciptaan Tuhan sungguh tidak dapat dijelaskan.

Sambil aku menikmati matahari terbit, aku memuji Tuhan untuk karya-Nya yang indah.
Kemudian ketika aku duduk disana, aku merasakan hadiratNya bersama aku.

Dia bertanya padaku, Apakah kau mencintai Aku ?
Aku menjawab, "Tentu saja, Tuhan! Engkau adalah Tuhan & Penyelamatku!"
Kemudian Dia bertanya lagi , "Seandainya kamu cacat secara jasmani, akankah kamu masih mencintai Aku ?"
Aku bingung & terkejut. Aku melihat lenganku, kakiku, & tubuhku dan heran ...
Dan aku menjawab, "Itu akan sangat sulit Tuhan, tapi aku akan tetap mencintaiMu."

Kemudian Tuhan berkata, "Seandainya kamu buta, akankah kamu masih mencintai ciptaan Ku?"
Bagaimana aku bisa mencintai sesuatu dengan tanpa melihatnya?
Kemudian aku teringat akan orang-orang yang buta secara jasmani dan bagaimana banyak diantara mereka tetap mencintai Tuhan dan karya-Nya.
Kemudian aku jawab, "Sulit membayangkannya.., tapi aku akan tetap mecintaiMu."


Kemudian Tuhan bertanya lagi, "Seandainya kamu tuli, masihkah kamu akan tetap mendengarkan perkataanKu ?"
Bagaimana aku bisa mendengar..kalau aku tuli? Kemudian aku mulai mengerti.
Mendengarkan perkataan Tuhan bukan hanya melalui telinga, tapi juga dengan hati kita.
Aku menjawab, "Sulit Tuhan, tapi aku akan tetap mendengarkan perkataan Mu."


Kemudian Tuhan bertanya,"Seandainya kamu bisu, akankah kamu masih memuji nama Ku ?"
Bagaimana aku bisa memujiMu dengan tanpa suara ?
Kemudian aku...:Tuhan menginginkan kita menyanyi dari hati yg terdalam & dengan jiwa kita.
Tidak masalah suara kita seperti apa. Dan memuji Tuhan tidak selalu dengan sebuah lagu,
tapi ketika kita susah & bersedih hati, kita memberikan Tuhan pujian melalui kata "terima kasih", ucapan syukur.
Kemudian aku menjawab, "Meskipun jika aku tidak dapat bernyanyi secara jasmani, aku akan tetap memuji & memuliakan NamaMu.


Dan kemudian, Tuhan bertanya, "Apakah kamu sungguh mencintai Aku ?"
Dengan penuh keyakinan & keberanian, aku jawab,
"Ya Tuhan!Aku mencintai Engkau karena Engkau adalah Allahku yang hidup!"


Aku berpikir aku telah menjawab dengan baik, tetapi kemudian Tuhan bertanya lagi,
"LALU MENGAPA KAMU MASIH MELAKUKAN DOSA?"
Aku jawab, "Karena aku hanyalah manusia. Aku tidak sempurna."


"KEMUDIAN MENGAPA DISAAT KEADAANMU MENYENANGKAN KAMU MENJAUH DARI PADAKU?"
"MENGAPA HANYA DISAAT PENUH MASALAH KAMU MENDEKAT & BERDOA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH ?"


Aku tidak bisa menjawab. Hanya air mata.


Tuhan melanjutkan:

"Mengapa menyanyi hanya disaat persekutuan & ibadah? Mengapa mencari Aku hanya disaat pujian penyembahan ?
Mengapa meminta dengan egois? Mengapa meminta dengan tanpa iman ?


Air mataku terus mengalir turun.


"Mengapa kamu malu akan Aku?Mengapa tidak menyebarkan kabar baik?
Mengapa disaat susah, kamu menangis & bersandar kepada yang lain ketika Aku memberikan bahuKU untukmu ?
Mengapa membuat banyak alasan ketika Aku memberikanmu kesempatan untuk melayani AKU?


Aku mencoba untuk menjawab, tapi tidak ada jawaban yang dapat aku berikan.


"Hidupmu adalah anugerah. Aku menciptakanmu bukan untuk menyia-nyiakan anugerah yang telah Aku berikan.
Aku telah memberkatimu dengan talenta untuk melayani Aku, tapi kau terus berpaling.
Aku telah mengungkapkan FirmanKu padamu, tapi kau tidak bertumbuh dalam pengetahuan.
Aku telah berbicara padamu tapi telingamu tertutup. Aku telah menunjukkan berkatKu padamu, tapi matamu berpaling kepada yang lain.
Aku telah mengirimkan orang-orang yang dapat membantumu tapi kau hanya duduk diam.
Aku telah mendengar doa-doamu dan Aku telah menjawabnya semua."


"APAKAH KAMU SUNGGUH MENCINTAI AKU ?"

Aku tidak dapat menjawab. Bagaimana aku bisa..? Aku merasa malu. Aku tidak punya alasan.
Apa yang dapat aku jawab ? Ketika air mataku terus mengalir, aku berkata, "Mohon ampuni aku Tuhan. Aku tidak layak untuk jadi anakMu."

Tuhan menjawab, "Itulah AnugerahKu, anakKu."

Aku berkata, "lalu mengapa Engkau terus mengampuniku?Mengapa Engkau sangat mencintai aku?"

Tuhan menjawab, "karena kamu adalah ciptaanKu. Kamu adalah anakKu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu."

Ketika kamu menangis, Aku akan ikut terharu & menangis bersamamu.

Ketika kamu tertawa riang, Aku akan ikut tertawa bersamamu.

Ketika kamu putus asa, Aku akan mendukungmu.

Ketika kamu jatuh, Aku akan mengangkatmu.

Ketika kamu lelah, Aku akan mengendongmu.

Aku akan menyertaimu hingga akhir zaman, dan Aku mencintaimu selalu."


Belum pernah aku menangis begitu keras sebelumnya. Bagaimana mungkin aku menyakiti hatiNya seperti yang telah aku lakukan.
Aku bertanya, "Seberapa besar Engkau mencintai aku?"


Tuhan membentangkan kedua lenganNya, dan aku melihat lubang paku di kedua tanganNya.

Aku tersungkur dikaki Kristus, penyelamatku.

Dan untuk pertama kalinya, aku sungguh-sungguh berdoa.

--------------------------------------------------
Penulis:Tidak Diketahui.
Sumber:http://www.frtommylane.com/stories/God/love/do_you_love_me.htm

No comments:

Post a Comment