"Terkadang hal-hal sederhana seperti senyuman,sapaan 'halo' itu jauh lebih baik daripada "idealisme-idealisme rohani" yang orientasinya adalah diri sendiri,punya maksud-maksud tertentu,tanpa/minim kasih dan yang tidak pernah di aplikasikan sehingga orang lain bosan & muak mendengarnya"

Tuesday, June 18, 2013

Membeli Gitar Untuk Pertama Kalinya

Experience Sharing
Pertama-tama yang ingin saya sampaikan disini adalah disini saya hanya ingin berbagi, jadi sebaiknya lakukan juga perbandingan dan cari masukan dari yang lain terutama mereka yang mengerti Gitar.
Yang saya bagikan disini adalah menurut pengalaman saya, saya bukan medium player, masih beginner. Saya hanya suka mengisi waktu luang apabila ada dengan bermain Gitar.

Awal mula mendapatkan Gitar
Yamaha F-210 Acoustic Jumbo
Dulu waktu pertama kali saya mendapatkan Gitar, sebenarnya bukan
karena saya beli sendiri. Namun papa saya yang memberi saya sebuah Gitar waktu saya kuliah.
Gitar pertama yang saya dapat adalah Gitar Yamaha Seri F-210 Acoustic. Gambarnya seperti disamping ini.
Perlu Anda ketahui,  Yamaha seri F-210 ini adalah seri standar, harganya sekitar 700 ribuan, saya sudah tidak ada fotonya. Foto yang saya kasi disamping ini adalah Yamaha seri F-310, seri standar yang keluaran sekarang - pengembangan dari F-210.


Yamaha APX-500 Acoustic Electric Cut Away

Singkat cerita saya beralih ke Gitar lainnya, yaitu Yamaha APX-500 Acoustic Electric, lengkap dengan Pick Up Fishman, pick up ini digunakan untuk mengalirkan suara dari Gitar ke Amplifier (apabila Gitar Anda  colok ke listrik tentunya), karena Gitar APX-500 ini adalah Gitar Acoustic Electric yang dapat Anda colok ke listrik.
Harga Gitar ini dulu saat saya beli sekitar Rp.1,5 Juta. Bentuk Gitar ini Cut Away (bukan Jumbo). Kemudian dengan alasan tertentu, saya ganti gitar lagi setelah sekitar 2 tahun.

Cort Earth 70-NS Acoustic Electric Jumbo
Saya ganti ke Gitar Cort Earth 70-NS Acoustic Electric. Body gitarnya Jumbo, juga Acoustic Electric. Harganya sekitar Rp 1,8 jutaan. Singkat cerita saya cukup puas dengan Gitar ini, suaranya dibandingkan dengan Yamaha APX-500 menurut saya masih lebih baik, yang sebenarnya dapat dimaklumi karena bentuk Gitar ini Jumbo sedangkan Yamaha APX-500 itu Cut Away (ramping). 
Spesifikasinya : Solid Sprice Top, Mahogany Back & Sides.

Oke itu adalah sejarah singkat pergantian Gitar saya. O ya sebelum Anda membeli Gitar, perlu Anda ketahui bahwa secara umum ada 3 jenis Gitar, yaitu :
  1. Gitar Klasik
    Menggunakan senar Nylon, suara lebih menyerupai Piano,suara soft,lembut, lebih cocok untuk yang suka bermain klasik dan gitar petikan (Fingerpicking style).
  2. Gitar Acoustic / Acoustic Electric
    Menggunakan senar String tapi khusus Acoustic, suara lebih nyaring, cocok untuk rhythm guitar (genjreng), namun bisa juga untuk petikan(fingerpicking) namun khas suaranya berbeda dengan klasik, Gitar Acoustic lebih nge-rock, nyaring. Iwan Fals sering pakai gitar jenis ini.
  3. Gitar Electric
    Menggunakan senar String tapi khusus Electric Guitar, harus menggunakan amplifier, menurut saya Guitar Electric kurang cocok untuk pertama kali, bukan karena cara mainnya beda (memang ada teknik-teknik gitar tertentu yang HANYA bisa diterapkan di gitar elektrik). Kalau Anda melihat dilagu-lagu ada gitar solo seperti November Rain, dan lain lain itu adalah suara lengkingan Guitar Electric. Secara harganya pun umumnya lebih mahal. 
Hal-hal yang perlu Anda ketahui saat membeli Gitar :
  • Tentukan Budget 
  • Harga Gitar untuk awal umumnya mulai harga ratusan ribu s/d 5 juta. Untuk seri standar Yamaha Acoustic itu sekitar 800 ribuan. Sedangkan untuk yang 1-3 jutaan tersebar ada beberapa merk seperti : Yamaha, Takamine, Cort, dan lain lain.
  • Tentukan Jenis Gitar
  • Jenis gitar apa yang Anda inginkan, Anda sudah tahu ada 3 jenis gitar secara umum : Klasik, Acoustic /Acoustic Electric, dan Electric Guitar. Kalau saya sendiri lebih prefer Acoustic Electric secara Klasik saya kurang suka, Electric kadang suka juga tapi lebih mahal biasanya dan harus pakai amplifier, lebih ribet.
  • Cek Neck Gitar
  • Cek Neck (Leher) Gitar, jangan sampai bengkok, patah, atau yang lainnya. Terutama jangan sampai bengkok meskipun bengkok kecil.
  • Cek Action String
  • Action String itu adalah jarak string ke fretboard, coba tekan, jangan sampai terlalu jauh jaraknya karena akan semakin susah mainnya dan semakin sakit menekannya akibat jarak yg terlalu jauh. 
  • Cek juga jangan sampai terlalu dekat, kenapa ? karena akan menimbulkan bunyi Buzzz...alias karena gesekan antara senar dan fretboard.
  • Cek Kualitas Kayu (Bahan Gitar)
  • Semakin mahal sebuah Gitar biasanya bahan kayu yang digunakan semakin berkualitas. Karena secara umum harga berbanding lurus dengan kualitas kayu yang digunakan. Sebisa mungkin pilihlah yang berbahan kayu beneran jangan triplek. Cara sederhana adalah Anda coba ketok ketok pada body gitar untuk mengetahui apakah kayunya triplek atau bukan. Kayu asli biasanya lebih berat dan bunyi yang dihasilkan lebih bagus.
  • Jenis kayu yang sering digunakan : Mahogany, Rosewood, Maple, dan Spruce.
  • Anda juga harus tahu kayu yang digunakan apakah Solid atau Laminated. Ingat secara umum, Solid wood itu lebih menghasilkan suara yang baik dibandingkan dengan laminated tapi biasanya juga lebih mahal :). Anda bisa googling untuk mengetahui apa yang dimaksud Solid Wood/Laminated Wood.
  • Coba Mainkan dan Bunyikan (Cek Suara & Kenyamanan)
  • Tidak pas rasanya, kalau Anda tidak mencoba langsung gitarnya, coba pegang dan mainkan, bagaimana dengan suara, kenyamanan dan lain lain. Suara memang kadang relatif ya, tapi coba lah apakah Anda menikmati suaranya ? Merasa nyaman pegangannya ?
  • Cek Keseluruhan Gitar
  • Cek keseluruhan gitar dari debu, kotoran, cacat, bengkok, patah, dan lain lain.
Semoga Bermanfaat.

No comments:

Post a Comment